Langsung ke konten utama

Postingan

Menampilkan postingan dari Oktober, 2016

Serial berkah 3

Sahabat Anas bin Malik radhiallahu ‘anhumengisahkan hari-hari awal Abdurrahman bin Auf radhiallahu ‘anhu ketika di Madinah. Ketika itu Abdurrahman bin Auf radhiallahu ‘anhu datang dalam keadaaan miskin, tidak membawa harta. Saat itu dia hendak dibantu oleh seorang sahabat yang telah dipersaudarakan dengan Rasul, yaitu Saad bin Robiah al-Anshori radhiallahu ‘anhu, salah satu sahabat yang kaya di Madinah. Tetapi Abdurrahman menolak secara halus dengan mengatakan, “Barakallahu laka fi ahlik wal malik.”  “Semoga Allah memberkahi  hartamu dan keluargamu. Tunjukan saja saya di mana pasar.” Maka ditunjukkanlah pasar Bani Qainuqo. Abdurrahman masuk ke pasar dan pada hari itu dia langsung mendapatkan keuntungan, berupa minyak samin dan makanan. Suatu hari Rasulullah shalallahu ‘alaihi wasallam melihat Abdurrahman bin Auf terlihat klimis, rapi, dan ada bekas minyak wangi. Maka Nabi berta...

Serial berkah 2

Abdurrahman, putra Abu Bakar ash-Shiddiq radhiallahu ‘anhuma, pernah menyampaikan sebuah kisah tentang para sahabat yang tinggal di Shuffah. Shuffah ialah sebuah tempat yang dahulu di zaman Rasul ada di belakang Masjid Nabawi. Digunakan sebagai tempat tinggal yang tidak layak untuk ditempati karena tidak ada dindingnya. Hanya beratap saja, kalau panas sangat panas cuacanya dan kalau dingin begitu menggigil. Mereka menempati tempat itu. Dan tempat itu adalah tempat bagi para sahabat yang tidak memiliki pekerjaan tetap. Para sahabat yang datang ke Madinah tidak memiliki harta, tidak punya sanak saudara, dan tidak punya rumah di Kota Madinah. Mereka adalah orang-orang miskin, kata Abdurrahman. Suatu hari Rasulullah shalallahu ‘alaihi wasallam bersabda, sebagai sebuah solusi bagi keadaan kemiskinan ini. Apa sabda Nabi itu? Nabi mengatakan, siapa yang memiliki makanan untuk dua orang maka bawalah orang yang ketiga, dan siapa yang memiliki makanan untuk empat ora...

Serial berkah 1

Al-Qur’anul Karim sepertiganya adalah kisah, sebagaimana yang disampaikan oleh para ulama Al-Qur’an. Itu artinya, betapa pentingnya posisi sejarah untuk membangun generasi peradaban. Kita ambil satu kisah, yang kisah ini merupakan salah satu kisah yang awal diturunkan oleh Allah kepada Nabinya dalam mengawali langkah di Makkah. Kisah ini diturunkan karena Nabi mulai berhadapan dengan orang-orang musyrik Makkah yang menentang dakwah beliau. Allah berikan kisah ini dalam surat Al-Qalam. Allah berfirman (إِنَّا بَلَوْنَاهُمْ كَمَا بَلَوْنَا أَصْحَابَ الْجَنَّةِ إِذْ أَقْسَمُوا ل...