Langsung ke konten utama

Postingan

Sang Pembebas Andalusia

Kisah bagaimana Abdurrahman Ad-Dkahil meninggikan Islam di tanah eropa terbilang luar biasa. Kala itu, Abdurrahman yang saat itu berusia 19 tahun harus kabur dari istana saat keluarganya dari Dinasti Umayyah dihancurkan oleh Dinasti Abbasiyah. Pemuda yang mempunyai nama lengkap Abdurrahman bin Muawiyah bin Hisyam bin Abdul Malik sempat lari dari Irak, mengarungi gurun Syria menuju Palestina. Kemudian menyeberangi gurun Sinai ke Mesir, lalu melewati beberapa wilayah Afrika menuju Andalusia (Spanyol) yang telah ditaklukkan oleh nenek moyangnya dari Dinasti Umayyah. Saat di perjalanan, Abdurrahman diikuti oleh 400 budak yang setia pada Bani Umayyah. Ada yang mengatakan, ketika dia mendarat pada 755 M, pasukan tentara Syam menghadiahkan seorang budak perempuan yang sangat cantik. Namun, Abdurrahman mengembalikan perempuan itu kepada mereka. Abdurrahman dikenal sebagai orang yang cerdas dan berani. Ia memilih menaklukan Spanyol daripada harus merebut kembali kekuasaan khalifah dari tangan A...

WARIS

KERABAT LAKI-LAKI ( al waaritsun) YANG BERHAK MENERIMA TARIKAH  ( WARISAN ) ADA 15 ORANG 1. Anak laki-laki 2. Cucu laki-laki dari anak laki-laki 3. Bapak 4. Kakek / ayahnya ayah 5. Saudara laki-laki sekandung 6. Saudara laki-laki sebapak 7. Saudara laki-laki seibu 8. Anak laki-laki dari saudara laki-laki sekandung 9. Anak laki-laki dari saudara laki-laki sebapak 10. Suami 11. Paman sekandung 12. Paman sebapak 13. Anak dari paman laki-laki sekandung 14. Anak dari paman laki-laki sebapak 15. Laki-laki yang memerdekakan budak ADAPUN AHLI WARIS PEREMPUAN ( al waaritsat ) SECARA TERINCI ADA 11 ORANG 1. Anak perempuan 2. Cucu perempuan dari anak laki-laki 3. Ibu 4. Nenek / ibunya ibu 5. Nenek / ibunya bapak 6. Nenek / ibunya kakek 7. Saudari sekandung 8. Saudari sebapak 9. Saudari seibu 10. Isteri 11. Wanita yang memerdekakan budak Semua keluarga wanita selain ahli waris sebelas ini, seperti bibi dan seterusnya dinamakan “dzawil arham”, tidak mendapat harta waris. Lihat Muhtashar Fiqhul ...

9 Pesan Pernikahan

Pertama: Pertemuan Karena Allah Swt. Langkah, rezeki, pertemuan dan maut dalam kuasa Allah Swt. Tapi manusia diberi kuasa untuk memilih dan berbuat yang disebut dengan ikhtiyar. Rasulullah Saw bersabda, كَتَبَ اللَّهُ مَقَادِيرَ الْخَلَائِقِ قَبْلَ أَنْ يَخْلُقَ السَّمَاوَاتِ وَالْأَرْضَ بِخَمْسِينَ أَلْفَ سَنَةٍ “Allah Swt telah menetapkan takdir semua makhluk, lima puluh ribu t...

Sekolah knowing vs sekolah being

"Sekolah KNOWING vs Sekolah BEING" Kantor kami, perusahaan PMA dari Jepang, mendapat pimpinan baru dari perusahaan induknya. Ia akan menggantikan pimpinan lama yang sudah waktunya kembali ke negaranya. Sebagai partner, saya ditugaskan untuk mendampinginya selama ia di Indonesia. Saya memperkenalkan kepadanya relasi, dan melihat objek wisata kota Jakarta dan Bandung. Pada saat kami ingin menyeberang jalan, teman saya ini selalu berusaha untuk mencari zebra cross. Berbeda dengan saya dan orang Jakarta yang lain, dengan mudah menyeberang di mana saja sesukanya. Teman saya ini tetap tidak terpengaruh oleh situasi. Dia terus mencari zebra cross ataupun jembatan penyeberangan setiap kali akan menyeberang. Padahal di Indonesia tidak setiap jalan dilengkapi dengan sarana seperti itu. Yang lebih memalukan, meskipun sudah ada zebra cross tetap saja para pengemudi tancap gas, tidak mau mengurangi kecepatan guna memberi kesempatan pada para penyeberang. Teman saya geleng-geleng kep...

Hedonic treadmil

HEDONIC TREADMILL Pertanyaan: Kenapa makin tinggi income seseorang, ternyata makin menurunkan peran uang dalam membentuk kebahagiaan? Kajian-kajian dalam ilmu financial psychology menemukan jawabannya, yang kemudian dikenal dengan nama: “hedonic treadmill”. Gampangnya, hedonic treadmill ini adalah seperti ini : saat gajimu 5 juta, semuanya habis. Saat gajimu naik 30 juta per bulan, eh semua habis juga. Kenapa begitu? Karena ekspektasi dan gaya hidupmu pasti ikut naik, sejalan dengan kenaikan penghasilanmu. Dengan kata lain, nafsumu untuk membeli materi/barang mewah akan terus meningkat sejalan dengan peningkatan income-mu. Itulah kenapa disebut hedonic treadmill: seperti berjalan diatas treadmill, kebahagiaanmu tidak maju-maju. Sebab nafsumu akan materi tidak akan pernah terpuaskan. Saat income 10 juta/bulan, mau naik Avanza. Saat income 50 juta/bulan pengen berubah naik Alphard. Ini mungkin salah satu contoh sempurna tentang jebakan hedonic treadmill. Hedonic t...

Ijazah bukan segalanya

Keberhasilan menuntaskan pendidikan formal dan menggenggam ijazah di tangan memang jadi hal yang membanggakan. Lulus jadi Sarjana, menambah gelar di belakang nama, dipercaya bisa membuka pintu-pintu kesuksesan lainnya. Diterima jadi karyawan di perusahaan ternama, salah satunya. Tapi sementara kita bangga dengan gelar dan ijazah di tangan, ada orang-orang yang menganggap “hanya Sarjana” bukan jadi pencapaian. Mereka mengembangkan kemampuan di luar bidang keahlian, jadi wirausaha demi mengumpulkan pundi keuntungan. Membaca perjuangan dan kisah mereka, kamu akan merasa cuma jadi karyawan belum ada apa-apanya… Determinasi dan pemahaman kuat soal apa yang ingin dicapai jadi penggerak David Karp mencapai kesuksesan. David Karp yang sedari kecil sudah gatal mengulik kode pemograman memutusan untuk tidak menyelesaikan pendidikan SMA-nya. Beruntung, keputusan Karp mendapat dukungan penuh dari kedua orangtua yang sangat suportif. “Pelajaran computer science di SMA saat itu tidak akan menduk...

Kejujuran (kisah idris ayah imam syafi'i)

Seorang pemuda bernama Idris berjalan menyusuri sungai. Tiba-tiba ia melihat buah delima yang hanyut terbawa air. Ia ambil buah itu dan tanpa pikir panjang langsung memakannya.<> Ketika Idris sudah menghabiskan setengah buah delima itu, baru terpikir olehnya, apakah yang dimakannya itu halal? Buah delima yang dimakan itu bukan miliknya. Idris berhenti makan. Ia kemudian berjalan ke arah yang berlawanan dengan aliran sungai, mencari dimana ada pohon delima. Sampailah ia di bawah pohon delima yang lebat buahnya, persis di pinggir sungai. Dia yakin, buah yang dimakannya jatuh dari pohon ini. Idris lantas mencari tahu siapa pemilik pohon delima itu, dan bertemulah dia dengan sang pemilik, seorang lelaki setengah baya. “Saya telah memakan buah delima anda. Apakah ini halal buat saya? Apakah anda mengihlaskannya?” kata Idris. Orang tua itu, terdiam sebentar, lalu menatap tajam. “Tidak bisa semudah itu. Kamu harus bekerja menjaga dan membersihkan kebun saya selama ...