2,5 MILYAR, AMBLASS ..!
Jadi teringat dengan teman Saya. Ketika mau membeli sebuah tanah. Waktu itu harganya hanya 250 Juta. Karena uang yang di punyai oleh teman Saya ini baru ada 200 juta. Dia kemudian nego dengan si pemilik tanah untuk di berikan tenggang waktu antara 1- 2 bulan. Untuk kekurangannya yang 50 juta tadi.
Biasanya sih, sangat mudah-mudah saja di nego. Wong, sebelum-sebelumnya untuk transaksi bernilai yang jauh lebih besar dari itu bahkan MILYARAN sekalipun dan masih ada kekurangan senilai ratusan juta, sangat gampang sekali untuk di nego tenggang waktunya.
Tetapi, kali ini malah sebaliknya. Sangat susaaaaaaaah ...
Karena saking susahnya di nego. Dan si pemilik tanah benar-benar ngga mau ngasih tenggang waktu dan pembayaran harus cash sesuai harga yaitu 250 juta, titik!
Akhirnya, transaksinya pun BATAL ...
Yang lebih seru lagi, selang 1 bulan kemudian. Harga tanah tadi di beli oleh seorang pemilik pabrik seharga 2,5
MILYAR!
Alias 2,5 MILYAR AMBLASS ..
Temen Saya cuman "Mlongo" (Baca: Ndlongop doank ^_^)
Nah, loh ..
Padahal, baru selang 1 bulan harga tanahnya naik 10x lipat. Jos!
Yang akan Saya bahas disini, bukan masalah kenaikan tanahnya. Tetapi, Saya mau bahas dari sisi kenapa temen Saya ini susah sekali bisa deal ketika mau beli tanah tersebut.
Padahal, secara negosiasi, temen Saya ini sangat hebat banget. Wong, beli tanah dengan nilai 10 Milyar saja bisa di nego hanya dengan bayar sekian ratus juta dulu. Kemudian, sisanya di bayar dalam jangka waktu sekian bulan ..
Pernah juga, ngga pake DP sama sekali. malah di tawarin tanah yang nilainya sangat besar sekali. Dan itupun, bayarnya di kasih tenggang waktu yang sangat lama. Dan ini sudah di lakukannya berulang kali ..
---
Terus, apa kesalahan dari teman Saya, ini?
Usut punya usut ...
Ternyata, sebelum dia mau membeli tanah seharga 250 juta tersebut. Dia ada masalah dengan IBU-nya ..
Beberapa hari sebelumnya, ibunya pernah sedikit di bentak. Seketika itu juga sang ibu sakit hati. Astaghfirullah ..
--
1 mingguan, dia baru "nyadar" kalau dia punya salah dengan ibunya. Dan inilah yang menyebabkan rezekinya "seret". Kemudian, dia pun meminta maaf kepada IBU-nya ..
Dengan penuh penyesalan, diapun bertobat dengan sungguh-sungguh atas kesalahan kepada ibunya ..
Alhamdulillah, dengan baik hatinya sang ibu memaafkan kesalahan teman Saya ini Dan, sekaligus di do'akan kebaikan untuknya ..
Kemudian, selang beberapa minggu. Teman Saya ini mendapatkan proyek senilai 10 MILYAR. Dan itupun TANPA DP, bayarnyapun di kasih tenggang waktu yang cukup lama. Alhamdulillah, keberkahan do'a yang baik dari IBU ..
NB:
Sehebat apapun strategimu, kalau masih bermasalah dengan orangtuamu (Ibu dan bapak). Alhasil, kerja kerasmu pagi, siang, dan malam akan sia-sia ..
Semoga kita bisa selalu berbakti kepada orang tua (Ibu dan bapak). Aamiin.
Dia bukan orang yang terkenal. Ketika namanya pertama disebutkan oleh Nabi Muhammad saw, para sahabat asing dengan namanya. “Siapa dia, Ya Rasulallaah?” tanya mereka. Para sahabat penasaran dengan sosok yang baru pertama kali disebutkan Nabi saw itu bukan karena namanya yang asing. Tetapi mengapa malaikat begitu kagum kepada orang ini. “Tidak bisakah seseorang dari kalian bersikap seperti Abu Dhomdhom. Dia dikagumi malaikat di hadapan Allah swt” ujar Nabi saw saat itu. Setiap pagi Abu Dhomdhom sedekah dengan sesuatu yang tak lazim, tak biasa. Rupanya ini kunci kekaguman malaikat kepadanya. “Dia shalatnya biasa saja seperti kalian, tapi di pagi hari, ” jelas Nabi saw,” Abu Dhomdhom berucap, Ya Allah aku sedekahkan kehormatanku untuk kaum muslimin. Maka siapa saja yang mengejekku, menggunjingku, menyakitiku atau berbuat buruk kepadaku, sungguh aku telah memaafkannya di dunia ini. Aku tidak akan menuntutnya atas hakku kelak di akhirat” O...
Komentar
Posting Komentar