W A K T U K I T A...?!!
- - - - - - - - - - - -
Waktu sedang "JAYA",
banyak teman di sekeliling kita.
Waktu "BERKUASA",
kita PeDe melakukan apa saja.
Waktu "TAK BERDAYA",
barulah sadar siapa saja sahabat sejati yg ada.
Waktu "JATUH TERPURUK",
baru sadar selama ini siapa saja teman yg memperalat & menggunakan kita.
Waktu "SAKIT",
baru tahu bahwa sehat itu sangat penting, jauh melebihi harta.
Waktu "MISKIN",
baru sadar harus banyak memberi / bersedekah & saling membantu.
Waktu "TUA",
baru tahu kalau masih banyak yang belum dikerjakan.
Waktu diambang "AJAL",
baru tahu ternyata begitu banyak waktu yang terbuang sia².
Hidup hanya sesaat.
Sudah saatnya kita bersama² membuat HIDUP LEBIH BERHARGA : "Saling BERBAGI, menghargai, membantu, memberi, mendoakan & mendukung".
Jadilah sahabat yg setia dan selalu loyal dalam hal KEBAIKAN, tanpa syarat / tanpa reserve!
Janganlah saling dengki, hasut, memotong & menggunting sesama kawan.
Percayalah, muncul "AKIBAT" karena adanya "SEBAB" yg nyata.
Ada Kata Bijak :
"APA YG DITABUR, ITULAH YG AKAN DITUAI..
SIAPA YG MENABUR ANGIN, MAKA DIA AKAN MENUAI BADAI..!!"
Dia bukan orang yang terkenal. Ketika namanya pertama disebutkan oleh Nabi Muhammad saw, para sahabat asing dengan namanya. “Siapa dia, Ya Rasulallaah?” tanya mereka. Para sahabat penasaran dengan sosok yang baru pertama kali disebutkan Nabi saw itu bukan karena namanya yang asing. Tetapi mengapa malaikat begitu kagum kepada orang ini. “Tidak bisakah seseorang dari kalian bersikap seperti Abu Dhomdhom. Dia dikagumi malaikat di hadapan Allah swt” ujar Nabi saw saat itu. Setiap pagi Abu Dhomdhom sedekah dengan sesuatu yang tak lazim, tak biasa. Rupanya ini kunci kekaguman malaikat kepadanya. “Dia shalatnya biasa saja seperti kalian, tapi di pagi hari, ” jelas Nabi saw,” Abu Dhomdhom berucap, Ya Allah aku sedekahkan kehormatanku untuk kaum muslimin. Maka siapa saja yang mengejekku, menggunjingku, menyakitiku atau berbuat buruk kepadaku, sungguh aku telah memaafkannya di dunia ini. Aku tidak akan menuntutnya atas hakku kelak di akhirat” O...
Komentar
Posting Komentar